Selasa, 31 Maret 2015

Pelatih Brunei Sebut Timnya Tak Main Defensif, Nilai Gol Pertama Indonesia Keberuntungan Hasil gambar untuk berita bola terkini indonesia

Hasil gambar untuk berita bola terkini indonesia
Mercy Raya - detikSport
Minggu, 29/03/2015 18:59 WIB
Jakarta - Tim nasional Indonesia U-23 meraih kemenangan 2-0 atas Brunnei Darussalam dalam partai kedua Kualifikasi Piala Asia U-23. Atas hasil itu pelatih Brunei Stephen Ng Heng Seng menilai penyerangan Indonesia memang lebih baik walaupun gol pertama berbau keberuntungan.

Dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (29/3/2015) sore WIB, Indonesia sempat kesulitan menembus rapatnya pertahanan Brunei di babak pertama. Baru di babak kedua Ahmad Nufiandani dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh memastikan tiga poin buat 'Skuat Garuda'.

"Pada pertandingan kali ini tim Brunei bermain sangat disiplin dan tak pernah menyerah. Gol pertama adalah gol keberuntungan untuk Indonesia. Tapi intinya permainan kami sudah lebih bagus dari pada laga sebelumnya," kata Stephen Ng Heng Seng, usai pertandingan.

"Permainan tim kami lebih terbuka karena mereka menyerang di kedua sisi. Tapi Indonesia memang lebih baik dalam menyerang. Tapi secara pertahanan permainan kami memang lebih baik dari laga sebelumnya," lanjutnya merujuk pada kekalahan 0-5 dari Korea Selatan.

Sepanjang pertandingan para pemain Brunei juga acapkali terjatuh dan tergeletak di atas lapangan. Menurut Stephen, itu karena pemainnya kelelahan.

"Setelah pertandingan kemarin menghadapi Korea Selatan tidak mudah bagi kami untuk bangkit kembali. Itu yang membuat pemain kami cukup lelah pada pertandingan sore tadi," ujarnya.

Selasa, 17 Maret 2015

SEBUAH JAKET BERLUMUR DARAH



Sebuah Jaket Berlumur Darah

Sebuah jaket berlumur darah
Kami semua telah menatapmu
Telah pergi duka yang agung
Dalam kepedihan bertahun-tahun.

Sebuah sungai membatasi kita
Di bawah terik matahari Jakarta
Antara kebebasan dan penindasan
Berlapis senjata dan sangkur baja
Akan mundurkah kita sekarang
Seraya mengucapkan ’Selamat tinggal perjuangan’
Berikara setia kepada tirani
Dan mengenakan baju kebesaran sang pelayan?.

Spanduk kumal itu, ya spanduk itu
Kami semua telah menatapmu
Dan di atas bangunan-bangunan
Menunduk bendera setengah tiang.

Pesan itu telah sampai kemana-mana
Melalui kendaraan yang melintas
Abang-abang beca, kuli-kuli pelabuhan
Teriakan-teriakan di atas bis kota, pawai-pawai perkasa
Prosesi jenazah ke pemakaman
Mereka berkata
Semuanya berkata
Lanjutkan Perjuangan.

Senin, 02 Maret 2015



Pulau Komodo

Pantai Pink Pulau Komodo
Pulau Komodo masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo bersama pulau-pulau lain di sekitar Kepulauan Nusa Tenggara. Pada tahun 1986, UNESCO menetapkan tempat wisata di Indonesia ini sebagai salah satu situs warisan dunia. Pulau ini dianggap sebagai habitat binatang komodo yang wajib dilindungi. Salah satu penghargaan tertinggi yang berhasil diraih adalah berhasil masuk dalam jajaran tujuh kejaiban alam di dunia atau yang lebih dikenal dengan New Seven Wonders of Nature pada tahun 2011.

Tempat wisata ini menawarkan keindahan daratan dan alam bawah laut yang luar biasa. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sini, mulai dari trekking, menyelam sampai snorkerling.
Untuk trekking, Anda bisa menjelajah pulau bersama rombongan dan seorang ranger atau pemandu. Dalam perjalanan, Anda bisa menemukan komodo yang sedang berburu mangsa atau beristirahat. Ranger akan membekali Anda dengan sebuah tongkat yang ujungnya bercabang. Tongkat ini dipercaya dapat melemahkan komodo saat binatang ini mulai menyerang. Dengan menekan leher komodo menggunakan ujung tongkat yang bercabang, binatang ini seketika akan jinak. Penting bagi Anda untuk menjaga setiap gerakan saat berjalan karena binatang ini sangat peka terhadap gerakan yang tiba-tiba.

Menyelam dan snorkeling di perairan Pulau Komodo tak kalah seru. Tempat wisata ini juga dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya dan menjadi salah satu lokasi menyelam favorit. Yang menarik lagi adalah adanya Pink Beach atau Pantai Merah Muda. Pantai ini adalah salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir berwarna kemerahan. Warna ini diduga berasal dari serpihan koral yang hancur dan bercampur bersama pasir pantai. Saat terkena ombak, warna merah semakin terlihat jelas karena basah.


Sumber : anekatempatwisata.com